Beberapa staf ITS Mengajar berpose bersama anak-anak SD Sawohan 2 selama kegiatan ITS Mengajar for Indonesia

ITS Mengajar for Indonesia: Hadirkan Harapan di Tengah Keterbatasan

Sep 2, 2025
Menyebarkan ilmu, menyalakan semangat, dan merajut mimpi bersama anak-anak bangsa. Itulah semangat yang dibawa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui Kementerian Sosial Masyarakat dalam program tahunan ITS Mengajar. Tahun ini, program tersebut kembali hadir dengan mengusung tema “ITS Mengajar for Indonesia” dan mengambil lokasi di Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Sidoarjo, pada akhir Juli 2025.

Staf Direktur Jenderal ITS Mengajar, Azmiyah, mengungkapkan bahwa program ini berawal dari keprihatinan akan keterbatasan akses pendidikan di daerah terpencil. Kali ini, ITS Mengajar dilaksanakan di daerah-daerah dengan keterbatasan, khususnya sekolah dasar yang minim fasilitas dan kualitas pendidikan. Untuk sampai ke lokasi, perjalanan cukup menantang karena harus melewati tambak dengan perahu maupun motor. 

Pemilihan SD Sawohan 2 sebagai lokasi kegiatan ini pun bukan tanpa alasan. Menurutnya, kondisi sekolah ini masih jauh dari kata layak, bangunannya sudah tua dan memiliki tembok yang rapuh. Tak hanya itu ruang kelas di sekolah ini juga dipakai untuk dua kelas sekaligus, hanya dibatasi dengan sekat kayu. Jumlah siswa pun terbilang sangat sedikit, sekitar enam anak per kelas.

Tak hanya itu, Azmiyah mengatakan, banyak kebutuhan di sekolah yang masih belum tersedia. Bahkan kepala sekolah menyampaikan kalau mereka tidak punya komputer. “Maka dari itu, media sosial ITS Mengajar juga membantu memperkenalkan kondisi sekolah ini ke masyarakat luas,” tambahnya.

Sambungnya lebih lanjut, kegiatan ITS Mengajar tahun ini tidak hanya fokus pada pembelajaran di kelas, tapi juga merambah ke masyarakat sekitar. Berkolaborasi dengan teman-teman Komunitas Beasiswa Surabaya (KOBUS), ia dan tim turut menghadirkan kegiatan tambahan seperti anyaman rotan untuk mendekatkan diri dengan warga.

Staf ITS Mengajar mendampingi siswa SD Sawohan 2 saat kegiatan belajar mengajar dalam program ITS Mengajar for Indonesia

ITS Mengajar kali ini mendapatkan respon yang sangat positif dari guru, siswa, hingga masyarakat. Anak-anak begitu antusias hingga enggan berpisah saat kegiatan selesai, sementara warga menyambut baik kehadiran mahasiswa ITS. “Masyarakat merasa lebih dekat karena selain mengajar, kami juga memberi penyuluhan terkait kesehatan dan lingkungan,” ungkap Azmiyah.

Ke depan, ITS Mengajar diharapkan bisa menjangkau lebih banyak daerah, bahkan hingga luar Jawa Timur. Program ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Harapannya, program ini bisa semakin luas manfaatnya, tepat sasaran, dan berkelanjutan. “Selama dua minggu pelaksanaan, kegiatan ini tidak hanya memberi manfaat, tetapi juga meninggalkan kenangan berharga,” tutupnya.

Penulis: Ahla Nurul Islamiyah/BEM ITS


Jangan lupa juga follow semua akun media sosial BEM ITS buat update-update keren lainnya seputar prestasi, aksi, dan suara mahasiswa ITS.
Karena dari sini, kita bisa tumbuh dan bergerak bareng! 💪

#Ronakarya #BEMITS #ITSSurabaya